Sejahtera Dengan Air Bersama SDAPU

Sejahtera dengan air

The True Power of Water.

Begitulah judul sebuah buku yang cukup populer karya ilmuwan Jepang, Masaru Emoto. Di dalam bukunya, ia mengungkap bahwa kristal-kristal air dapat berubah sesuai dengan pengaruh lingkungan. Bila diberi kata-kata baik seperti doa atau pujian, maka kristal yang dihasilkan akan indah. Sebaliknya, bila buruk, maka kristal yang dihasilkan tidak memiliki bentuk yang indah.

Meski penelitiannya banyak menimbulkan pro dan kontra (dan saya termasuk yang pro), tentu kita tidak bisa menyangkal betapa berpengaruhnya air dalam kesejahteraan kehidupan manusia di dunia.

Di dalam kitab suci Al-Qur’an, disebutkan bahwa manusia tercipta dari air yang memancar, dan air sendiri adalah bagian yang sangat signifikan dalam tubuh manusia. Saya sendiri setuju dengan paparan Masaru Emoto, karena saya percaya bahwa memberi kata-kata positif dan doa-doa akan berpengaruh positif pula pada diri sendiri yang nota bene terdiri dari air itu.

Nah, selain air dalam diri manusia, air yang ada di sekitar sebagai sumber daya alam dapat memberi kesejahteraan bila dapat dimanfaatkan dengan baik oleh manusia. Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia membentuk Ditjen SDA Kemen PU (Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementrian Pekerjaan Umum) atau SDAPU untuk mengelola sumber daya air bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Sejahtera Dengan Air

Beruntung saya tinggal di lereng gunung, sehingga tidak pernah merasakan yang namanya banjir. Alhamdulillah, sampai sekarang saya merasakan bagaimana hidup sejahtera dengan air yang cukup. Tidak kurang, dan tidak berlebih.

Kalau melihat berita-berita di televisi, banjir yang terjadi di berbagai daerah, terutama di Jakarta, sering kali menjadi bahan untuk mencari-cari siapa yang salah. Ada yang menyalahkan pemerintah, ada juga yang menyalahkan masyarakat.

Semua memang bertanggung jawab, baik pemerintah maupun masyarakat. Air akan dapat membuat kita sejahtera dan bukannya membawa bencana bila kita menghentikan pembangunan di bantaran sungai, penebangan pohon, membuang sampah di sungai, dan lain-lain. Dengan terjaganya sumber daya air, masyarakat bisa memanfaatkan air untuk kesejahteraan, seperti misalnya untuk kebersihan, konsumsi, serta untuk kegiatan ekonomi. Kesemuanya itu dapat dicapai dengan kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat.

Dari sisi pemerintah, pengelolaan sumber daya air agar masyarakat bisa sejahtera dengan air telah dilakukan oleh SDAPU, seperti misalnya menciptakan rasa aman dari potensi bencana alam, meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur sumber daya air dalam rangka ketahanan pangan nasional, termasuk peningkatan kapasitas dan peran serta masyarakat dalam kampanye sejahtera dengan air.

Pemerintah sendiri berusaha membuat masyarakat sejahtera dengan air salah satunya dengan ditetapkannya undang-undang nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air yang isinya mengatur pengelolaan sumber daya air terpadu yang pelaksanaannya tersebar ke berbagai instansi di Indonesia sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing.

Dalam rangka 10tahunSDAPU, Ditjen SDA Kemen PU mengingatkan kembali tentang bagaimana menjaga SDA agar kita semua bisa hidup sejahtera dengan air. Untuk informasi lengkap mengenai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, silakan kunjungi situs-situs berikut:

Suplemen Makanan

Suplemen tidak akan banyak membantu jika salah satu tidak alamat pertama dasar-dasar yang diperlukan kesehatan dan penyembuhan.

Memilih suplemen juga jelas adalah bahwa tidak semua suplemen diciptakan sama. Dasar-dasar kesehatan dan penyembuhan Suplemen Makanan dibahas dalam lain artikel saya, Enam Yayasan Healing . Saya percaya daerah ini harus diatasi untuk penyembuhan benar terjadi dalam penyakit kronis. Pada artikel ini, saya akan membahas beberapa hal yang harus dipertimbangkan jika Anda perlu atau ingin mengambil beberapa suplemen. Secara khusus, saya akan membahas perbedaan antara seluruh makanan dibandingkan suplemen gizi sintetik atau terisolasi.

Suplemen Makanan Nutrisi Vs. Sintetis, Nutrisi Terisolasi

Kebanyakan orang yang membaca eHealthy Berita Anda Dapat Menggunakan buletin setidaknya agak akrab memilih suplemen dengan gagasan bahwa seluruh makanan yang lebih baik bagi Anda daripada makanan olahan. Meskipun ada banyak sudut pandang pada jenis makanan yang kita harus atau tidak harus makan, serta rasio ideal makanan ini, semua orang dari seluruh penjuru dunia diet dan gizi tampaknya setuju pada satu hal: Tidak peduli yang makanan yang kita memilih dan dalam apa rasio kita Suplemen Makanan mereka, seluruh makanan yang lebih baik bagi Anda daripada makanan olahan.

Fakta memilih suplemen ini tidak pernah benar-benar telah berpendapat. Semua orang setuju madu mentah lebih baik bagi Anda daripada gula putih atau beras merah yang lebih baik bagi Anda daripada nasi putih. Mengapa harus berbeda untuk vitamin?

Seringkali, saya telah bingung oleh naturopath rata atau ahli gizi yang berjalan dan terus tentang nilai seluruh makanan dan bagaimana makanan olahan – memiliki dirampok dari semua nutrisi tambahan yang mereka alami datang dengan – tidak sehat untuk Anda. Kemudian, mereka pergi untuk meresepkan tas belanja penuh terisolasi, vitamin Suplemen Makanan halus bagi Anda untuk mengambil!

Sama seperti makanan olahan, vitamin-vitamin olahan telah dirampok dari semua nutrisi tambahan aksesori yang mereka alami datang dengan juga. Pada gilirannya, seperti makanan olahan, mereka dapat menciptakan banyak masalah dan ketidakseimbangan dalam tubuh Anda jika diambil pada tingkat tinggi untuk jangka waktu yang lama. Mereka juga dapat bertindak lebih seperti obat dalam tubuh Anda, memaksa diri turun satu jalur atau memilih suplemen yang lain. Paling tidak, mereka tidak akan membantu Anda sebanyak makanan berkualitas tinggi dan suplemen berbasis pangan.

Mau Nama Anda Masuk di Credit Title Film?

Last Time I Saw Paris - writing credits.png
Last Time I Saw Paris – writing credits” by User:Father Goose – Film downloaded from http://www.archive.org/details/last_time_i_saw_paris. Via Wikipedia.

Sebenarnya mencantumkan nama sendiri di sebuah credit title film bukanlah tujuan utama.

Tapi kelihatan keren ya, bisa melihat nama sendiri di dalam sebuah film.

Biasanya yang tercantum adalah nama sutradara, produser, pemain, kru, sponsor, dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam pembuatan sebuah film.

Meski Anda bukan sutradara, aktor, atau produser yang memiliki dana besar, Anda bisa loh ikut jadi bagian dalam film anak bangsa. Selain mungkin Anda bisa sedikit pamer bahwa nama Anda ada dalam sebuah film, Anda juga ikut membantu terwujudnya kreativitas anak-anak bangsa, dan ikut andil dalam memberi dampak positif dari film yang diproduksi.

Caranya, Anda bisa kunjungi situs Wujudkan.com, dan mencari proyek yang cocok untuk Anda bantu. Minimum cuma Rp 10.000,- kok!

Contohnya, saat artikel ini ditulis, Anda bisa ikut bersedekah untuk membantu terwujudnya sebuah film dokumenter “Anak-Anak Hilang”  yaitu tentang perdagangan anak-anak satwa hutan yang tentunya akan mengganggu keharmonisan alam yang sudah dianugerahkan Tuhan. Bila Anda adalah pecinta lingkungan dan satwa, maka proyek ini layak Anda dukung.

Duh, kasihan ya anak-anak satwa yang terpisah dari induknya :-(

Atau, ada juga film “Jangan Ke Lombok (Nanti Nggak Mau Pulang) yang sedang dalam proses produksi dan memerlukan dana tambahan. Anda yang punya impian memajukan pariwisata Indonesia bisa mendukung proyek ini.

Ikut serta memajukan pariwisata melalui film

Selain film, ada banyak proyek-proyek lain yang bisa Anda temukan di Wujudkan.com